Pengalaman membaca bersama anak
Buku yang sebagian besar pernah digunakan Naba dan Nara, lalu kami lihat bagaimana mereka terlibat, dan memerhatikan manfaatnya sehari-hari.
Disclosure: Halaman ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami akan memperoleh komisi kecil jika kamu mengklik tautan dan melakukan pembelian. Jangan khawatir, kami hanya merekomendasikan mainan dan buku yang kami yakini mendukung tumbuh kembang anak. Dukungan kamu sangat kami hargai!
Di rumah kami, buku aktivitas menjadi salah satu cara favorit untuk menemani waktu bermain anak. Saat anak butuh tenang, menunggu, atau sekadar ingin berkreasi sendiri, jenis buku ini sering menjadi pilihan yang membantu mereka tetap terlibat, fokus, dan menikmati proses belajar lewat bermain. Mulai dari menggambar, menempel, menggunting, hingga menyelesaikan tantangan sederhana dengan caranya sendiri.
Melalui pengalaman bersama Naba dan Nara, kami melihat bahwa buku aktivitas bukan hanya soal melatih keterampilan, tetapi juga tentang memberi ruang bagi anak untuk bereksplorasi, mencoba, dan merasa percaya diri. Di halaman ini, kami mengumpulkan rekomendasi buku aktivitas anak yang pernah kami gunakan di rumah, kami amati manfaatnya dalam keseharian, dan kami rasakan dampaknya terhadap kebiasaan belajar serta kreativitas anak.
Buku yang sebagian besar pernah digunakan Naba dan Nara, lalu kami lihat bagaimana mereka terlibat, dan memerhatikan manfaatnya sehari-hari.
Kami memperhatikan apakah anak-anak terlihat menikmati, cukup tertantang (tapi tidak frustasi), dan mau membuka bukunya lagi tanpa diminta.
Pilihan buku di halaman ini terus kami perbarui seiring kami belajar memahami anak lebih dalam dan melihat perubahan minat mereka dari waktu ke waktu.
Rp198.000
Mainan ini tersedia 2 varian dengan harga mulai dari Rp158 ribu. Varian 1 terdiri dari 114 pcs – 65 shapes berbeda, sedangkan varian 2 hadir dengan 76 pcs dan 43 shapes berbeda.
Balok busa berlapis memberi kebebasan anak untuk menyusun, menumpuk, dan berkreasi sesuai imajinasinya. Bahannya ringan dan aman, sehingga anak bisa bereksplorasi dengan percaya diri. Lewat permainan terbuka ini, anak belajar konsep dasar sambil melatih kreativitas dan koordinasi secara alami.
Mengenalkan bentuk dan warna serta ukuran secara menyenangkan
Melatih motorik halus serta koordinasi mata–tangan
Mengembangkan kecerdasan visual-spasial dan kreativitas
Mendukung konsep matematika sederhana lewat susunan balok
Bahannya ringan tapi kokoh sehingga aman dan nyaman dimainkan anak
Rp75.000
Terdiri dari enam jenis puzzle: Puzzle Alfabet Pertamaku, Ayo Lancar Huruf Hijaiyah, Pintar Tebak Warna, Pintar Hitung Angka, Rukun Islam & Rukun Iman, Cinta Palestina.
Balok busa berlapis memberi kebebasan anak untuk menyusun, menumpuk, dan berkreasi sesuai imajinasinya. Bahannya ringan dan aman, sehingga anak bisa bereksplorasi dengan percaya diri. Lewat permainan terbuka ini, anak belajar konsep dasar sambil melatih kreativitas dan koordinasi secara alami.
Mengenalkan bentuk dan warna serta ukuran secara menyenangkan
Melatih motorik halus serta koordinasi mata–tangan
Mengembangkan kecerdasan visual-spasial dan kreativitas
Mendukung konsep matematika sederhana lewat susunan balok
Bahannya ringan tapi kokoh sehingga aman dan nyaman dimainkan anak
Di usia ini, buku aktivitas membantu anak mulai melatih koordinasi tangan dan mata sambil tetap merasa sedang bermain. Aktivitas seperti membuka-tutup flap, menempel stiker besar, atau menunjuk gambar membuat anak lebih fokus, penasaran, dan percaya diri mencoba hal baru tanpa tekanan harus “benar”.
Tips: Pilih buku dengan aktivitas sederhana, bahan tebal, dan elemen yang bisa disentuh atau digerakkan. Prioritaskan gambar jelas, warna cerah, serta tema dekat dengan keseharian (hewan, benda rumah, kendaraan), agar anak mudah terlibat dan ingin kembali membuka bukunya lagi.
Di usia 2 tahun, anak mulai ingin “melakukan sesuatu sendiri”. Buku aktivitas membantu mereka melatih keterampilan tangan, memecahkan masalah sederhana, dan bertahan lebih lama pada satu kegiatan. Kami sering melihat anak bangga saat berhasil menempel, mencocokkan, atau menyelesaikan halaman. ini yang perlahan menumbuhkan kepercayaan diri.
Tips: Pilih buku dengan aktivitas yang sedikit lebih menantang, seperti mencocokkan bentuk, menelusuri garis, mencari perbedaan gambar, atau stiker yang lebih kecil. Pastikan instruksinya sederhana, visualnya jelas, dan masih menyenangkan — cukup menantang, tapi tidak sampai membuat anak frustrasi.
Untuk anak 3 tahun, buku aktivitas membantu mereka melatih ketelitian, logika sederhana, serta koordinasi tangan-mata lewat aktivitas seperti labirin, mencocokkan pola, atau menyusun urutan gambar. Kami juga melihat anak makin percaya diri saat bisa menyelesaikan satu halaman dengan caranya sendiri.
Tips: Pilih buku dengan aktivitas yang lebih bervariasi — misalnya kombinasi mewarnai, mencari perbedaan, labirin, dan teka-teki sederhana. Pastikan instruksi tetap jelas, visual menarik, dan tingkat kesulitannya “pas”: cukup menantang untuk membuat anak berpikir, tapi tetap menyenangkan untuk diselesaikan.
Untuk anak usia 4-5 tahun, buku aktivitas membantu mereka melatih fokus lebih lama, berpikir logis, dan mengorganisasi langkah-langkah sederhana sebelum bertindak. Anak-anak umumnya tidak lagi hanya ingin menyelesaikan halaman, tapi juga mulai bercerita tentang prosesnya. Pertanda kepercayaan diri dan kemandirian yang makin tumbuh.
Tips: Pilih buku dengan tantangan yang lebih terstruktur, seperti labirin kompleks, puzzle logika ringan, mengurutkan cerita, atau aktivitas kreatif yang bisa dikembangkan sendiri. Pastikan buku tetap memberi ruang eksplorasi (bukan hanya satu cara benar), visualnya menarik, dan tingkat kesulitannya menantang namun masih terasa menyenangkan bagi anak.
Saat aktivitas terasa seperti permainan, anak bisa bertahan lebih lama di satu kegiatan. Karena mereka benar-benar terlibat dan menikmati prosesnya.
Dari menempel stiker, menarik garis, sampai mencocokkan gambar, kami melihat keterampilan tangan anak makin terkontrol tanpa latihan yang terlampau kaku.
Buku aktivitas membuat anak bebas bereksperimen (selama tidak ada campur tangan berlebih orang tua). Ini membuat mereka lebih percaya diri mencoba hal baru.
Anak tidak berkembang di timeline yang sama. Ada yang sudah senang menebalkan garis, ada yang masih ingin coret-coret bebas. Jadi, perhatikan apa yang membuat anak bertahan lebih lama.
Buku yang selaras dengan fase anak membuat mereka merasa “bisa” dan ingin mencoba lagi.
Buku aktivitas yang hanya satu jenis tugas sering cepat ditinggalkan. Kami melihat anak lebih betah dengan buku yang memadukan:
Variasi ini menjaga rasa ingin tahu anak tanpa membuatnya kewalahan.
Untuk aktivitas, penting untuk mengutamakan proses bermainnya. Juga pastikan:
Buku aktivitas yang baik memberi ruang anak bereksplorasi tanpa takut “salah”.
Ini tanda paling sederhana dan paling jujur.
Kalau anak kembali mengambil buku itu keesokan harinya, atau menunjukkannya sambil berkata “aku mau ini lagi”, berarti buku tersebut benar-benar bekerja.
Nabanara diambil dari nama dua anak kami: Naba (3 tahun) dan Nara (1 tahun). Yup, sebagian buku (juga mainan) yang kami hadirkan di situs ini pernah menjadi bagian langsung dalam tumbuh kembang mereka.
Setiap buku kami pilih dengan mempertimbangkan usia anak, keamanan bahan, kesesuaian cerita dengan fase perkembangan, serta bagaimana buku tersebut menemani momen kebersamaan. Mulai dari membaca sebelum tidur, mengisi waktu tenang, hingga membuka percakapan kecil tentang perasaan dan pengalaman sehari-hari.
Yang tidak kalah penting, kami selalu mengutamakan buku yang benar-benar membuat anak tertarik dan menikmati proses membacanya.
Karena itu, kamu bisa menggunakan Nabanara sebagai referensi sebelum memilih buku aktivitas atau buku edukasi lainnya untuk anak, berdasarkan pengalaman nyata kami sebagai orang tua.
Oh ya, Nabanara adalah situs panduan dan kurasi yang menyertakan tautan affiliate untuk beberapa rekomendasi buku di halamannya. Jika kamu membeli melalui tautan tersebut, kami akan menerima komisi kecil yang kami gunakan untuk terus mengembangkan Nabanara agar semakin bermanfaat dan terpercaya bagi orang tua.
Buku aktivitas adalah buku interaktif yang mengajak anak belajar lewat kegiatan bermain seperti menggambar, menempel, mencocokkan, menebalkan garis, atau memecahkan teka-teki sederhana. Tujuannya bukan hanya menghibur, tetapi juga melatih fokus, kreativitas, dan keterampilan motorik anak dengan cara yang menyenangkan.
Buku aktivitas biasanya mencakup kegiatan seperti mewarnai, menempel stiker, labirin, mencocokkan gambar, mencari perbedaan, menebalkan huruf atau angka, menggunting-menempel, serta puzzle sederhana yang bisa dikerjakan langsung di dalam buku.
Jenis buku aktivitas yang bermanfaat meliputi buku mewarnai, buku stiker, buku labirin, buku tracing (menebalkan garis), buku puzzle logika, buku mencari perbedaan, serta buku aktivitas tematik (hewan, kendaraan, profesi, atau kehidupan sehari-hari).
Buku aktivitas bisa digunakan sejak usia 1 tahun hingga anak sekolah dasar. Untuk 1–2 tahun pilih aktivitas sederhana dan berbahan tebal; usia 3–5 tahun bisa mulai labirin, puzzle ringan, dan stiker; usia 6 tahun ke atas cocok untuk aktivitas yang lebih terstruktur dan menantang.
Bapaknya Naba dan Nara. Sehari-hari kerja sebagai SEO strategist. Kerjanya full di rumah. Jadi kalau lagi malas, bisa sambil main bareng Naba dan Nara, hehe.
Ibunya Naba dan Nara. Yang bertanggung jawab soal perbukuan dan mainan di rumah. Aktif bekerja di bidang yang berkaitan langsung dengan pemenuhan hak anak.
Sign in to your account