Berangkat dari pengalaman mendampingi anak
Mainan motorik kasar di halaman ini sebagian besar pernah digunakan Naba & Nara, kami amati langsung respons mereka saat bermain, dan terlihat manfaatnya sehari-hari.
Disclosure: Halaman ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami akan memperoleh komisi kecil jika kamu mengklik tautan dan melakukan pembelian. Jangan khawatir, kami hanya merekomendasikan mainan dan buku yang kami yakini mendukung tumbuh kembang anak. Dukungan kamu sangat kami hargai!
Mainan motorik kasar di halaman ini sebagian besar pernah digunakan Naba & Nara, kami amati langsung respons mereka saat bermain, dan terlihat manfaatnya sehari-hari.
Penting memerhatikan kapan anak terlihat lebih fokus, lebih tenang, atau justru kewalahan. Karena mainan yang sama bisa memberi dampak berbeda di setiap fase perkembangan.
Seiring waktu, cara kami memilih mainan juga berubah. Beberapa pilihan kami perbarui, sebagian kami ganti, berdasarkan apa yang benar-benar terasa membantu di rumah.
Rp198.000
Mainan ini tersedia 2 varian dengan harga mulai dari Rp158 ribu. Varian 1 terdiri dari 114 pcs – 65 shapes berbeda, sedangkan varian 2 hadir dengan 76 pcs dan 43 shapes berbeda.
Balok busa berlapis memberi kebebasan anak untuk menyusun, menumpuk, dan berkreasi sesuai imajinasinya. Bahannya ringan dan aman, sehingga anak bisa bereksplorasi dengan percaya diri. Lewat permainan terbuka ini, anak belajar konsep dasar sambil melatih kreativitas dan koordinasi secara alami.
Mengenalkan bentuk dan warna serta ukuran secara menyenangkan
Melatih motorik halus serta koordinasi mata–tangan
Mengembangkan kecerdasan visual-spasial dan kreativitas
Mendukung konsep matematika sederhana lewat susunan balok
Bahannya ringan tapi kokoh sehingga aman dan nyaman dimainkan anak
Rp75.000
Terdiri dari enam jenis puzzle: Puzzle Alfabet Pertamaku, Ayo Lancar Huruf Hijaiyah, Pintar Tebak Warna, Pintar Hitung Angka, Rukun Islam & Rukun Iman, Cinta Palestina.
Balok busa berlapis memberi kebebasan anak untuk menyusun, menumpuk, dan berkreasi sesuai imajinasinya. Bahannya ringan dan aman, sehingga anak bisa bereksplorasi dengan percaya diri. Lewat permainan terbuka ini, anak belajar konsep dasar sambil melatih kreativitas dan koordinasi secara alami.
Mengenalkan bentuk dan warna serta ukuran secara menyenangkan
Melatih motorik halus serta koordinasi mata–tangan
Mengembangkan kecerdasan visual-spasial dan kreativitas
Mendukung konsep matematika sederhana lewat susunan balok
Bahannya ringan tapi kokoh sehingga aman dan nyaman dimainkan anak
Pada usia 0–12 bulan, bayi mulai membuat gerakan sederhana seperti menggapai, menggenggam, memindahkan, dan melepaskan benda.
Mainan motorik halus bisa memperkuat otot jari, koordinasi tangan dan mata, serta membangun dasar keterampilan manipulatif yang penting untuk tahap perkembangan selanjutnya.
Pada usia 1–2 tahun, anak mulai menggunakan jari-jarinya dengan lebih terkontrol untuk mengambil, menyusun, membuka, dan memasukkan benda.
Di tahap ini, mainan motorik halus membantu memperkuat otot jari, meningkatkan koordinasi tangan dan mata, serta melatih kemandirian anak dalam beraktivitas sehari-hari.
Pada usia 3–5 tahun, keterampilan motorik halus berkembang dari sekadar eksplorasi menjadi kemampuan yang lebih terarah dan fungsional.
Anak mulai menggunakan jari dan tangannya untuk aktivitas yang membutuhkan ketelitian, urutan, dan tujuan tertentu, seperti menggambar, menggunting, menempel, dan membentuk objek. Mainan motorik halus di fase ini berperan penting dalam membangun dasar kesiapan sekolah, meningkatkan kepercayaan diri anak saat berkarya, serta melatih fokus dan kesabaran melalui proses yang bertahap.
Saat anak punya ruang untuk memanjat, melompat, berlari, dan menggerakkan tubuhnya, kami melihat mereka lebih jarang rewel dan lebih mudah diajak beralih ke aktivitas berikutnya. Mainan motorik kasar membantu menyalurkan energi besar yang “menumpuk” sepanjang hari.
Anak terlihat semakin percaya diri setiap mendapat keberhasilan kecil seperti melompat sedikit lebih jauh, memanjat lebih tinggi, atau menyeimbangkan tubuh lebih lama. Bukan karena hasilnya sempurna, tapi karena mereka berani mencoba dan ternyata bisa.
Dari pengalaman kami mendampingi anak bermain, mainan motorik kasar yang tepat bukan hanya soal anak bergerak, tapi juga soal rasa aman, kenyamanan, dan bagaimana mainan tersebut mendukung perkembangan fisik dan kepercayaan diri anak. Inilah empat hal utama yang selalu kami perhatikan sebelum memilihnya.
Selalu pastikan mainan memiliki bahan yang kuat, tidak tajam, stabil saat digunakan, dan sesuai dengan usia anak. Mainan motorik kasar sering melibatkan gerakan aktif, jadi keamanan benar-benar menjadi faktor paling penting.
Mainan yang terlalu sederhana membuat anak cepat bosan, sementara yang terlalu sulit bisa membuat anak ragu dan kehilangan minat. Kami memilih mainan yang menantang tapi tetap bisa dicapai, sehingga anak merasa percaya diri saat berhasil.
Kami lebih memilih mainan yang mengajak anak melompat, memanjat, menyeimbangkan tubuh, atau bergerak bebas. Aktivitas fisik seperti ini membantu memperkuat otot, melatih koordinasi, dan menyalurkan energi anak secara sehat.
Mainan motorik kasar biasanya membutuhkan ruang. Selalu pertimbangkan apakah mainan bisa digunakan di dalam rumah, di halaman, atau perlu area khusus agar anak bisa bermain dengan aman dan leluasa.
Nabanara diambil dari nama dua anak kami: Naba (3 tahun) dan Nara (1 tahun). Yup, sebagian mainan (juga buku) yang kami hadirkan di situs ini pernah menjadi bagian langsung dalam tumbuh kembang mereka.
Setiap mainan kami pilih dengan mempertimbangkan faktor usia, keamanan, target perkembangan, serta bagaimana mainan tersebut digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Yang tidak kalah penting, kami juga selalu mengutamakan mainan yang bisa membuat anak-anak kami tersenyum senang.
Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan Nabanara sebagai referensi sebelum membeli mainan motorik kasaruntuk anak.
Oh ya, ini adalah situs kurasi yang setiap produk di dalamnya terselip link affiliate. Jadi, setiap pembelian yang kamu lakukan dengan mengeklik tombol di salah satu produk, Nabanara akan mendapatkan sejumlah komisi. Komisi yang diperoleh akan kami gunakan untuk mengembangkan situs ini menjadi lebih baik dan makin terpercaya.
Motorik kasar adalah kemampuan yang melibatkan penggunaan otot-otot besar tubuh seperti tangan, kaki, dan badan untuk melakukan gerakan seperti berjalan, berlari, melompat, memanjat, dan menjaga keseimbangan.
Beberapa aktivitas sederhana yang melatih motorik kasar antara lain berlari, melompat, bermain bola, memanjat, bersepeda, menari, serta bermain di playground seperti perosotan dan jungkat-jungkit.
Mainan berperan penting karena memberi anak kesempatan bergerak aktif dengan cara yang aman dan menyenangkan. Melalui mainan, anak tidak hanya melatih kekuatan dan koordinasi tubuh, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kebiasaan bergerak sehat sejak dini.
Bapaknya Naba dan Nara. Sehari-hari kerja sebagai SEO strategist. Kerjanya full di rumah. Jadi kalau lagi malas, bisa sambil main bareng Naba dan Nara, hehe.
Ibunya Naba dan Nara. Yang bertanggung jawab soal perbukuan dan mainan di rumah. Aktif bekerja di bidang yang berkaitan langsung dengan pemenuhan hak anak.
Sign in to your account