
Buku Anak · Buku Edukasi
Kumpulan Buku Edukasi Anak
Temukan buku edukasi anak yang ada di rak keluarga Nabanara untuk berbagai usia, minat, dan tahap belajar.
7 buku dalam kategori ini
Koleksi
Buku Buku Edukasi


Berkeliling Indonesia

Aku Belajar ke Toilet Sendiri

Gawat! Sisi Tersesat!

Berjalan Lebih Jauh: Perjalanan Mengenal Makanan Halal & Haram

Boleh Aku Pinjam?

Menjadi Kakak
Punya Buku di Rumah?
Punya Buku Edukasi di Rumah?
Tambahkan ke Rak Bukumu dan bantu memperluas koleksi Buku Edukasi di Nabanara.
Panduan Orang Tua
Panduan Memilih Buku Edukasi untuk Anak
Buku edukasi anak mencakup beragam topik, mulai dari warna dan angka hingga hewan, tubuh, dan perasaan. Untuk memilihnya, perhatikan hal yang sedang menarik perhatian anak serta cara mereka memahami isi buku. Anak yang sering bertanya tentang serangga, misalnya, bisa diajak membaca buku tentang hewan yang ditemukan di sekitar rumah.
Apa yang Ingin Dikenalkan kepada Anak?
Mulailah dari satu topik yang ingin Anda kenalkan atau yang sedang disukai anak. Topik yang dekat dengan pengalaman mereka akan lebih mudah dibicarakan saat membaca bersama.
- Huruf, angka, bentuk, dan warna: Pilih buku yang memakai contoh benda yang mudah dikenali, seperti bola, buah, atau mainan. Anda bisa mengajak anak menyebutkan warna, mencari bentuk yang sama, atau menghitung objek pada halaman.
- Hewan, tumbuhan, dan lingkungan sekitar: Buku dengan topik ini bisa membantu Anda menjawab pertanyaan tentang hal yang anak lihat sehari-hari. Misalnya, mengapa tanaman perlu disiram atau hewan apa yang hidup di kebun.
- Tubuh, perasaan, dan kegiatan sehari-hari: Buku dapat menjadi bahan percakapan tentang anggota tubuh, kebiasaan mencuci tangan, atau perasaan saat menghadapi sesuatu. Pilih penjelasan dan situasi yang mudah dipahami anak.
Sesuaikan Isi dan Tingkat Kesulitan dengan Anak
Keterangan usia pada buku bisa menjadi panduan awal, tetapi tetap periksa isi beberapa halamannya. Perhatikan jumlah teks, kejelasan gambar, dan banyaknya konsep yang dibahas. Dua buku dengan label usia yang sama bisa memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.
Untuk anak yang belum bisa membaca, pilih ilustrasi yang mudah dikenali dan teks yang nyaman dibacakan. Gambar sebaiknya membantu menjelaskan isi, sehingga anak dapat menunjuk atau membicarakannya bersama Anda.
Jika anak mulai membaca sendiri, lihat apakah mereka bisa mengikuti kalimat dan memahami maksudnya. Buku dengan teks pendek belum tentu sederhana apabila isinya memakai banyak istilah baru atau menjelaskan konsep yang belum dikenal.
Pertimbangkan juga cara buku akan digunakan. Saat membaca bersama, Anda bisa menjelaskan kata baru dan memberi contoh tambahan. Untuk bacaan mandiri, pilih buku dengan bahasa dan petunjuk yang dapat dipahami anak tanpa terlalu banyak bantuan.
Cara Menggunakan Buku Edukasi dalam Kegiatan Sehari-hari
Hubungkan isi buku dengan benda atau kegiatan yang ada di sekitar anak. Setelah membaca tentang warna, ajak mereka mencari benda berwarna serupa di rumah. Setelah melihat gambar tiga apel, coba hitung tiga mainan atau tiga sendok bersama.
Buku tentang hewan juga bisa dibicarakan kembali saat anak melihat kucing di halaman atau semut di lantai. Anda dapat menunjukkan persamaan dengan gambar dalam buku, lalu mendengarkan apa yang anak perhatikan.
Tidak setiap sesi membaca harus diakhiri dengan pertanyaan atau latihan. Beri anak kesempatan untuk melihat gambar, bertanya, dan kembali ke halaman favoritnya. Jika mereka mulai kehilangan minat, Anda bisa melanjutkan bacaan pada kesempatan lain.
Apakah buku edukasi harus berisi latihan membaca dan berhitung?
Buku edukasi juga dapat mengenalkan alam, tubuh, perasaan, kebiasaan sehari-hari, dan cara kerja benda. Isinya bisa berupa penjelasan bergambar, cerita, atau kegiatan sederhana. Pilih topik sesuai hal yang ingin Anda bahas bersama anak.
Bagaimana memilih buku edukasi untuk anak yang belum bisa membaca?
Pilih buku dengan gambar yang jelas, objek yang mudah dikenali, dan teks yang nyaman dibacakan. Periksa apakah isi setiap halaman memberi bahan untuk percakapan sederhana, seperti menyebutkan benda atau membahas kegiatan tokohnya. Anak dapat mengikuti bacaan melalui gambar dan penjelasan Anda meskipun belum membaca teks sendiri.
Apa bedanya buku edukasi dan buku pelajaran?
Buku edukasi biasanya membahas suatu topik secara lebih bebas untuk dibaca atau digunakan di rumah. Buku pelajaran umumnya mengikuti kurikulum, jenjang kelas, dan tujuan pembelajaran tertentu. Keduanya dapat membantu anak belajar, tetapi buku edukasi lebih fleksibel dipilih berdasarkan minat atau pertanyaan anak saat itu.
Mana yang lebih baik antara buku edukasi digital atau buku fisik?
Pilihan yang lebih sesuai bergantung pada isi buku dan cara anak menggunakannya. Buku fisik bisa dibaca tanpa perangkat dan memungkinkan anak membolak-balik halaman secara langsung. Buku digital dapat menyediakan audio, animasi, atau fitur lain yang membantu menjelaskan isi.
Periksa apakah fitur tersebut mendukung bacaan dan apakah buku digital memuat iklan atau tombol yang mengalihkan perhatian. Untuk buku fisik, perhatikan ukuran, keterbacaan teks, dan kemudahan anak memegangnya. Apa pun formatnya, pilih isi yang sesuai dan luangkan waktu untuk membacanya bersama.
Jelajahi
